Saya seorang guru mata pelajaran Bahasa Inggris di SMA 8 Padang. "Cewangputih" adalah blog tempat saya 'maota' tentang PBL dan derivatifnya. Tapi sebelumnya saya 'diota' dari beberapa sumber yang saya selancari. Dalam 'bertoro-toro' dengan EDUTOPIA, STEAM, dan PBL Works disitulah saya memperoleh pemahaman tentang PBL. Disamping itu saya juga admin blog "padirabah", yang menjadi dasar brief jelas tentang kemana arah pemikiran saya.
Pada tahun pelajaran 2022/2023 nanti, saya lebih major di mapel kewirausahaan. Sementara di basis keampuan saya minor disitu dengan alasan klasik dan saya mendapati pemikiran saya pada zona nyamannya. Banyak hal menggelitik dan menjadikan ungkapan saya kearah lebih geli. Anda mungkin akan butuh membaca ini berulang lebih dari sekali.
Inti PBL adalah proyek. Dalam bahasa sekolah penggerak kurikulum merdeka menjadi karya. Digarisluruskan maka proyek itulah yang jadi karya dan karya itulah yang jadi proyek. Dalam satu tahun pembelajaran sebenarnya dalam sudut pandang PBL tidak dipatok berapa banyak karya tersebut. PBL tidak merancah ranah kuantitas proyek atau karya. PBL lebih fokus kepada pre, whilst dan post proyek itu sendiri dalam sebuah kesatuan. Disaat itulah muncul 'scaffolding', 'collaboration', 'inquiry', 'couching' dan lainnya yang menjadi derivatif yang dimaksud diawal.
Cigok:
https://www.blogger.com/blog/post/edit/8563148637061168596/3221927754616717 ia no606
https://www.blogger.com/blog/post/edit/8563148637061168596/597463266383122195
https://www.blogger.com/blog/post/edit/8563148637061168596/636964250737498086
PEMILIHAN PROYEK
Dalam pemilihan proyek yang akan dibuat untuk pembelajaran Kewirausahaan (PKWU) di SMA 8 saya akan gunakan dua pendekatan:
Ditentukan Guru. Cara ini sebenarnya persis sama dengan pembelajaran pendekatan "what the students' need' pada ide penyusunan kurikulum. Point of view nya adalah melihat proyek yang sesuai dan cocok untuk siswa. Penentuan ini dilihat dari sosial geografis, lingkungan, dan kultur. Ini menjadi penting karena proyek yang akan dibuat menjadi berguna di kehidupan nyata siswa.
Ditentukan Murid. Ini menjadi menarik karena proyek yang akan dibuat ditentukan siswa setelah didiskusikan bersama sama dengan mereka. Kondisi kekinian merekalah yang menjadi tolak ukur proyek. Apalagi siswa saya saat ini adalah mereka yang dikategorikan sebagai anak 'zileneal' yang jelas-jelas berbeda dengan saya yang termasuk kategori zaman 'post industrial age'. Paling tidak ada dua fase membedakan antara saya dengan mereka. Tentunya ada hal yang tidak bisa sama, itulah sebabnya disini menggunakan pendekatan "what the students' want". Akan banyak muncul ide ide baru muncul disini disamping kegembiraan dan keceriaan.
Mungkin timbul pertanyaan di benak anda 'Berikan kami contoh konkrit yang pernah dilakukan?' Ini adalah pertanyaan cerdas yang muncul, karena tidak akan bisa dijawab disini. Apa sebab? Karena pasti tidak dapat diuraikan disini karena saya belum pernah melakukannya. Bagaimana mungkin pertanyaan konyol seperti itu muncul dan semuanya akan bisa dijawab pada akhir semester satu.
TAHAPAN DAN KOLABORASI
Diawal kegiatan PKWU di kelas X saya akan gunakan penentuan proyek yang ditentukan guru. Saya akan membuat proyek bersama siswa budidaya madu 'galogalo'. Saya akan rancah menjadi 3 tahap proyek berkolaborasi dengan guru bilogi, bahasa inggris, informatika, ekonomi dan pihak ketiga:
Tahapan
Pre Project Activities. Diawali dengan lobby dan diskusi dengan para guru dan pihak ketiga dari ILMI (Ikatan Lebah Madu Indonesia) Sumatera Barat yang diajak berkolaborasi.
Whilst Project Activities. Pada tahap inilah inti proyek budidaya galogalo yang dimaksud. Disinilah kegembiraan dan keceriaan akan muncul karena suasana belajar lebih banyak diluar kelas. Ada pihak ketiga lain yang akan digandeng disini, yaitu Adiwiyata SMA 8 Padang.
Post Project Activities. Pada tahap ini lebih ditekankan pada panen, packaging, dan marketing. Pada tahap inilah masa yang paling krusial dalam proyek ini, karena berhubungan dengan penjualan madu galogalo itu sendiri.
Ada beberapa hal yang tidak saya sebutkan disini karena itu seperti bumbu rahasia yang disembunyikan. Anda semua akan dibuat terbuka matanya tentang kewirausahaan. Karena wirausaha lebih luas dari teori yang dihafalkan dari buku buku. Inilah saatnya merubah arah kewirausahaan itu sendiri dari sekedar pemenuhan jam untuk mendapatkan sertifikasi. Lebih juga dari hanya sekedar prakarya yang tidak punya nilai jual di masyarakat dan skill berguna bagi siswa ditengah masyarakat.
Ada hal lain tersembunyi dibalik PBL di SMA 8 yang tidak terbaca oleh mayoritas guru SMA 8 sendiri. Disinilah fungsi PBL Center Smandel yang kemunculannya ada hal besar lain menyertainya. Bagi anda para guru di belahan sana bisa hubungi PBL Center Smandel untuk pemahaman PBL sedikit berbeda dan lebih dalam.
Untuk lebih banyak mendapatkan artikel cewangputih bisa digunakan link berikut:
https://chat.whatsapp.com/EuuU3aWnMvQLsQoPzXWd8g
https://www.facebook.com/groups/1161463424621364/?ref=share
https://www.facebook.com/profile.php?id=100082340348628


Tidak ada komentar:
Posting Komentar