Teachers in any content area can use project-based learning to explore environmental concerns with their students.
Diadaptasi dari James Fester, Jorge Valenzuela September 24, 2021
Dalam kerja sama kolaborasi yang bisa anda lakukan nantinya adalah bersama rekan sejawat guru mata pelajaran berbeda di sekolah anda. Anda akan bertemu dengan banyak konten dan guru pilihan yang tertarik untuk saling mempelajari lebih lanjut tentang keilmuan yang berbeda tadi. Karena kecintaan dan peduli dengan lingkungan, anda dapat mengambil isu ini dalam kolaborasi proyek dalam Pembelajaran Berbasis Proyek yang akan bersama sama anda lakukan. Semangat bersama di ranah elaborasi Pembelajaran Berbasis Proyek ini nantinya akan banyak ditemui hal baru yang tidak menyimpang terlalu jauh dari fokus instruksional itu sendiri. Anda bisa saling mempersiapkan materi kolaboratif yang akan memberikan hal baru disana nantinya. Hal hal baru yang merambah ranah yang tidak terbayangkan sebelumnya. Nah, paling tidak anda mulailah memikirkan kolaborasi yang anda persiapkan dengan teman sejawat anda untuk semboyan "merdeka belajar".
Misalnya, seorang guru Bahasa Inggris dapat membuat proyek yang meminta siswa melakukan advokasi dengan menulis surat kepada politisi lokal guru mata pelajaran IPS. Nantinya akan menawarkan solusi untuk masalah lingkungan di daerah anda. Seorang guru IPS dapat membantu siswa memahami proses legislatif melalui menjelajahi undang-undang lingkungan daerah anda. Ini menjadi hal yang menarik bagaimana pemerintah daerah bekerja sama dengan sekolah anda untuk mengatasi masalah yang mempengaruhi ekosistem di Kabupaten/Kota anda. Oleh karena itu, ketika anda mulai memikirkan ide Pembelajaran Berbasis Proyek untuk memecahkan masalah paling mendesak di daerah anda, mulailah melibatkan sumber daya yang dapat digunakan untuk adaptasi pembelajaran. Proyek yang menunjukkan sifat interdisipliner dan pada saat yang sama akan menarik bagi siswa anda.
Saat merencanakan pengalaman belajar untuk siswa, anda bisa memilih tema yang relevan untuk siswa anda, bersama untuk mengatur pembelajaran siswa menggunakan tiga kerangka kerja yang bermanfaat:
1. Next Generation Science Standards (NGSS): Kerangka kerja yang diadopsi secara nasional untuk pendidikan sains yang mencakup standar konten dan juga menyoroti praktik ilmiah serta konsep lintas sektor yang menghubungkan keempat domain sains.
2. Kerangka Kerja Terpadu Kolaborasi untuk Pembelajaran Sosial dan Emosional Akademik (CASEL): Kerangka kerja untuk pembelajaran sosial dan emosional ini membantu siswa lebih memahami diri mereka sendiri, lingkungan mereka, dan orang lain dengan membagi pengetahuan, keterampilan, dan sikap ke dalam lima domain.
3. Standar International Society for Technology in Education (ISTE) untuk Siswa: Standar ini memastikan bahwa pelajaran dan unit mereka difokuskan pada pemberdayaan siswa dengan membantu guru merancang pengalaman belajar guna membangun keterampilan yang diperlukan untuk berkembang di dunia digital.
Guru dapat menyelaraskan dengan tiga kerangka kerja pembelajaran dengan mengembangkan tujuan pembelajaran yang dirancang dengan baik untuk proyek ES yang diselenggarakan di sekitar tema yang membantu siswa memecahkan masalah lingkungan yang kritis. Begini caranya dalam dua langkah sederhana.
Beberapa tema bagus yang memberikan titik fokus yang kuat untuk memulai adalah proyek yang melibatkan ekosistem/ekologi, atau memahami interaksi antara komunitas organisme dan lingkungan fisiknya, dan proyek yang meneliti dampak manusia terhadap lingkungan dan cara-cara di mana bahaya dapat dikurangi atau dicegah.
GUNAKAN TEKNOLOGI DAN KETERAMPILAN SEL
Baik ekosistem maupun dampak manusia dapat terhubung ke kerangka kerja pembelajaran yang disebutkan di atas dalam berbagai cara. Melalui investigasi ilmiah yang terarah, siswa memiliki kesempatan untuk menemukan bahwa pembelajaran lingkungan tidak harus diturunkan hanya ke kelas sains. Berikut adalah beberapa tips bagi guru untuk dipertimbangkan ketika menyusun tujuan pembelajaran mereka melalui target pembelajaran.
<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-2777427864397362"
crossorigin="anonymous"></script>
Jika menurut anda orang lain perlu tahu tentang artikel ini silahkan sebarkan dengan kekuatan medsos yang anda miliki




Tidak ada komentar:
Posting Komentar