Apakah anda memulai perjalanan PBL di kelas anda sendiri itu dengan tidak paham atau mengasyikkan? Pertanyaan ini akan membuat anda "tatagun" untuk beberapa saat, karena anda berada pada posisi sulit dan tersudut. Mayoritas mendekati keseluruhan guru menjawabnya dengan kenyataan 'tidak paham', tapi dipermukaan akan menjawab 'menyenangkan". Kenapa begitu? Bukankah mereka telah mengikuti serangkaian prosesi yang cukup untuk porsi PBL? Begitu banyak yang dipelajari tentang apa yang berhasil dan tidak bagi anda sebagai seorang bagian dari frame besar yang bernama"sekolah penggerak".
Cewangputih akan ceritakan pada anda hal dapat anda lalui bersama siswa anda. Berikut adalah lima hal yang saya adaptasi dari PBLwork:
1. Kalender yang fleksibel
Ketika memulai pembelajaran di tiap semester anda menggunakan kalender pendidikan untuk minggu efektif anda. Disitu anda sudah mendapatkan berapa minggu efektif untuk perencanaan yang dapat anda gunakan. Anda bisa membagi waktu anda menjadi tiga fase: "Membangun Pengetahuan", "Menggunakan Pengetahuan" dan "Berbagi Pengetahuan." Fase-fase yang lebih luas ini akan membantu anda menyusun proyek sehingga anda memiliki fleksibilitas bawaan dan titik refleksi alami dan penilaian formatif.
Cigok:
https://www.blogger.com/blog/post/edit/8563148637061168596/3717087712564049122
https://www.blogger.com/blog/post/edit/8563148637061168596/1580118683439212657
https://www.blogger.com/blog/post/edit/8563148637061168596/3939854845788521470
2. Lembar proyek
Berikan siswa anda lembar proyek di awal perjalanan PBL sehingga mereka dapat melihat garis besar umum proyek dari awal hingga akhir. Lembar proyek ini adalah alat satu halaman yang, sebagai kelas, menjadi rujukan. Anda jadikan itu seperti cek pemeriksaan dari mana proyek berasal dan ke mana akan pergi/arahnya. Sangat menyenangkan melihat siswa anda pada hari pertama ketika anda membagikan lembar proyek - wajah mereka yang tidak percaya menunjukkan betapa khawatirnya mereka karena dapat menyelesaikan semua pekerjaan. Akan tetapi, selalu ada rasa bangga ketika mereka dapat melihat kembali lembar itu dan merasa sangat berhasil karena telah menyelesaikan proyek dengan sukses.
Untuk terus update artikel cewangputih silahkan gabuang WAG "dunsanak cewangputih" https://chat.whatsapp.com/EuuU3aWnMvQLsQoPzXWd8g
3. Capaian Pembelajaran
Capaian Pembelajaran menjadi semakin penting saat menyelesaikan proyek PBL di kelas anda. Siswa anda menemukan bahwa menyediakan struktur capaian sangat penting bagi keberhasilan proyek. Alih-alih memasukkan banyak capaian dalam sebuah proyek. Tiga hingga empat bisa anda gunakan sepanjang tahun. Memilih satu set kecil capaian efektif yang anda sukai untuk dikembangkan bersama siswa anda akan membantu membangun kelas kepercayaan PBL di mana semua siswa dapat merasa nyaman untuk memberi dan mendapatkan umpan balik. Pada saat proyek ketiga bergulir, siswa mengetahui capaian dan harapan dan akan berpartisipasi dengan sukarela dan sebagai ahli!
Ikuti IG pblcenter_smandel https://www.instagram.com/p/Cgw-BXRv8a5/?igshid=MDJmNzVkMjY=
atau https://www.facebook.com/profile.php?id=100082340348628
untuk dapatkan artikel cewangputih dari awal.
4. Suara dan pilihan siswa
Anda dapat memilih proyek yang akan dilakukan dengan pilihan yang diambil dari keinginan siswa. Ketika anda menjadi lebih nyaman dengan proses PBL, anda dapat secara bertahap melepaskan Elemen Desain Proyek Esensial itu dikembalikan kepada pilihan siswa anda. Proyek dibuat berdasarkan pilihan siswa dan anda "melepaskan" gagasan anda sendiri tentang seperti apa proyek itu seharusnya.
Misalnya: saat ini, siswa anda sedang menulis rencana aksi untuk panen karya sebagai bagian dari proyek PBL mereka. Ketika anda sedang merencanakan proyek, rencana aksi ini akan menjadi narasi tertulis (guru Bahasa Indonesia di sini). Tapi, mengapa siswa tidak bisa menggambarkan rencana tindakan? Membuat garis besar? Linimasa? Mengapa mereka tidak bisa memilih? Begitu anda melihat rencana aksi melalui lensa seorang siswa, elemen suara dan pilihan menjadi lebih jelas bagi anda. Beri mereka beberapa parameter dan biarkan mereka memilih jalurnya. Anda hanya tinggal mengarahkan mereka.
Ketika anda membaca refleksi proyek di akhir setiap proyek PBL, satu hal yang selalu menonjol adalah bahwa siswa anda menginginkan lebih banyak pilihan. Akan sangat bagus jika anda bisa melakukan bagian khusus dari proyek itu dengan cara ini.” Ini merupakan perubahan besar bagi anda sebagai seorang pendidik, tetapi hal itu paling memengaruhi siswa anda dalam hal kebahagiaan dan kesediaan mereka untuk berusaha lebih keras.
Tulisan cewangputih bisa ditelisuri di https://www.facebook.com/groups/1161463424621364/?ref=share
5. Pustaka proyek PBLWorks
Anda bisa menikmati dan menjelajahi ide-ide proyek di situs web PBLWorks. Ide-ide ini memberi anda inspirasi dan memberikan contoh yang baik tentang apa yang dimaksud dengan "Kualitas Tinggi". Karena standar dan kurikulum, anda mungkin tidak selalu dapat menggunakan proyek pra-paket dari PBLWorks, tetapi anda dapat menyesuaikannya agar sesuai dengan kebutuhan anda dan kebutuhan siswa anda. Ini adalah sumber yang bagus untuk siapa saja yang membutuhkan sedikit inspirasi dan bimbingan. Atau anda dapat bersinergi dengan PBLcenterSmandel (PBLcS) untuk pemahaman PBL lebih komprehensif dan untuk alasan itulah PBLcS ada. Pengambil kebijakan di semua sekolah terutama sekolah penggerak dapat me-inrichment pemahaman PBL lebih karena PBLcS bukan hanya diperuntukkan bagi SMA 8 semata.
Sumber: https://www.facebook.com/groups/2242575289316331/permalink/3225032967737220/

Tidak ada komentar:
Posting Komentar