Oleh Donny Boy, 25 April 2022
<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-2777427864397362"
crossorigin="anonymous"></script>
Apakah anda Calon Guru Penggerak (CGP), Guru Penggerak (GP) atau anda tidak termasuk keduanya? Dan apakah juga sekolah anda adalah Calon Sekolah Penggerak (CSP), Sekolah Penggerak (SP) atau sekolah anda juga tidak bagian dari sekolah diatas? Tahukah anda bahwa selama dua tahun pelajaran kedepan semua sekolah akan melaksanakan Kurikulum Prototipe (KP) sampai semuanya telah jadi "penggerak". Nanti di tahun yang sama semuanya bermetamorfosa menjadi "Kurikulum Merdeka Belajar" (KMB). Anda terpaksa sudah siap dan dipaksa harus siap untuk melaksanakan wajah baru kurikulum ini. Tapi apapun itu metodologi pembelajaran yang digunakan nantinya sebagian besar mengadopsi Pembelajaran Berbasis Proyek. Anda nantinya akan familiar dan terbiasa dengan aliran metode ini.
Menurut Goerge Lucas Foundation ada 3 (tiga) hal penting yang harus anda lakukan untuk mendesain proses belajar mengajar dalam kerangka Pembelajaran Berbasis Proyek. Bagi anda yang masih bingung apa itu Pembelajaran Berbasis Proyek atau bagaimana aplikasi Pembelajaran Berbasis Proyek, anda dapat gunakan ini. Banyak mungkin yang menari nari dalam pikiran anda karena Pembelajaran Berbasis Proyek ini berbeda jauh dengan pengalaman pembelajaran yang pernah anda lakukan selama ini. Anda butuh waktu untuk memahaminya dan bagaimana melakukannya. Skip saja itu semua dulu, perlahan lahan "cewangputih" akan menuntun anda kedalam pemahaman Pembelajaran Berbasis Proyek. Anda cukup melakukan hal simpel sebagai berikut:
Foto dari Yose HendrySederhanakan pikiran anda ketika anda merancang perencanaan pembelajaran untuk semester atau tahun pembelajaaran nanti. Semua materi sama dan tidak ada yang aneh atau yang baru yang tidak anda kuasai. Tujuan saja yang harus anda pikirkan kearah dunia nyata. Mulailah dengan pertanyaan mendasar. Pembelajaran dimulai dengan pertanyaan essential yang dapat memberi penugasan kepada siswa anda dalam melakukan suatu aktifitas. Anda harus kaitkan topik penugasan tersebut dengan dunia nyata mereka yang relevan dan bermakna atau bermamfaat bagi siswa anda dengan sebuah investasi mendalam. Dalam sebuah topik materi pembelajaran yang akan anda deliverikan, anda buat list yang menurut anda bermakna bagi siswa anda. Anda juga bisa diskusikan dengan mereka diawal pertemuan setiap topik. Anda tinggal gabungkan list pemikiran anda dengan pemikiran siswa.
Setelah semua list yang relevan tadi anda rangkum, desainlah perencanaan proyek yang akan laksanakan nantinya. Perencanaan pembelajaran ini dilakukan secara kolaboratif dengan siswa anda. Anda juga bisa elaborasikan konsep ini dengan menggandeng guru mata pelajaran lain dan pihak luar sekolah masyarakat dan orang tua siswa.Tapi paling tidak kolaborasi ini cukup antara anda dan siswa anda. Dengan demikian peserta didik diharapkan akan merasa memiliki atas proyek tersebut. Hal ini berdampak kepada antusiasme siswa anda dalam pelaksanaanya. Anda akan dapati suasana baru yang mungkin tidak anda temukan sebelumnya. Perencanaan yang anda buat harus berisi tentang aturan main, pemilihan aktifitas yang dapat mendukung dalam menjawab pertanyaan yang esensial. Semua ini anda lakukan dengan cara menginteraksikan berbagai subjek yang mungkin serta mengetahui alat dan bahan ajar yang dapat diakses untuk membantu dalam penyelesaian proyek.
Foto dari Yose HendryLalu, susunlah jadwal aktifitas dalam menyelesaikan proyek yang telah anda disain secara kolaboratif tersebut. Aktifitas pada tahap ini antara lain:
- membuat alokasi waktu untuk menyelesaikan proyek
- membuat batas waktu akhir penyelesaian proyek
- membawa peserta didik agar merencanakan cara yang baru
- membimbing peserta didik ketika mereka membuat cara yang tidak berhubungan dengan proyek
- meminta peserta didik untuk membuat penjelasan tentang pemilihan suatu cara.
Mata anda akan terbuka mengetahui bahwa sebenarnya Pembelajaran Berbasis Proyek menyenangkan dan akomodatif dengan siswa anda. Anda akan lihat kebinaran mata siswa anda selama pelaksanaan proyek ini. Mulai dari pre, whilst dan post activities. Tapi satu hal dari semua ini adalah anda harus jadi yang pertama membuka alam pikiran anda untuk pelaksanaan Pembelajaran Berbasis Proyek. Nah, mulai sekarang mulailah anda siapkan pikiran anda kearah gaya kurikulum yang cocok dan pas di masa kekinian ini. Apakah anda tidak kasian pada murid anda ketika anda masih menyeret mereka dengan pendekatan yang tidak sesuai lagi dengan alam pikiran dan gaya kekinian mereka. Cukup anda saja yang berada dalam jurang pemikiran anda dan jangan anda tarik siswa anda yang ingin mendaki keatas jurang.
KOMEN DAN SHARE



Tidak ada komentar:
Posting Komentar