Rabu, 09 Maret 2022

BUG, Apa itu?

<script async src="https://pagead2.googlesyndication.com/pagead/js/adsbygoogle.js?client=ca-pub-2777427864397362"
     crossorigin="anonymous"></script>

Seiring dengan berkembangnya dunia Teleformatika, kebutuhan software menjadi semakin banyak jenisnya.
 Tidak kurang setiap saat ada saja software yang dirilis guna untuk menyelesaikan semua kebutuhan pengguna.Jika dikategorikan, ada dua jenis software yaitu versi desktop komputer dan versi mobile.

Hal yang sering terjadi dalam proses develop software adalah adanya kesalahan. Sebenarnya kesalahan ini sudah diantisipasi sejak awal dengan adanya software tester, sebelum software dilaunching biasanya dilakukan tester menyeluruh tentang fungsi, fitur dan kompabilitas terhadap hardware.


Tetapi masih ada saja beberapa kesalahan-kesalahan yang lolos sehingga berdampak pada pengguna, hal ini wajar-wajar saja karena semua ini buatan manusia. Kesalahan dan error pada software serta dalam dunia komputer biasa disebut dengan “bug”. Bug ini biasanya sering ditemui pada software yang baru dirilis, tidak jarang ditemui juga pada software yang memang sudah lama dirilis.

Tentu untuk beberapa kasus bug ini sangat berbahaya apalagi yang berkaitan dengan software aplikasi keuangan, data dan keamanan. Untuk itu Anda perlu berhati-hati dalam memilih software.

Baca juga: 
https://www.blogger.com/blog/post/edit/8563148637061168596/6723632932286374811
https://www.blogger.com/blog/post/edit/8563148637061168596/1049848056389508169

Jenis-Jenis Bug
Berikut ini adalah beberapa jenis bug yang paling sering terjadi selama proses pengembangan software.

1. Functional error
Functional error merupakan sebuah kategori luas yang mencakup masalah yang terkait fungsionalitas sebuah program. Bug jenis ini bervariasi, mulai dari tombol yang tidak dapat di-klik hingga masalah pada kegunaan aplikasi itu sendiri.

2. Performance defects
Performance defects adalah kategori bug yang terkait dengan kecepatan, stabilitas, response time, dan penggunaan sumber daya dari sebuah software.

3. Usability defects
Usability defects adalah jenis bug yang menyebabkan pengguna tidak dapat memanfaatkan sebuah software secara maksimal. Jenis bug ini biasanya menyebabkan software sulit atau tidak nyaman untuk digunakan.

Selain masalah pada kode software, usability defects juga dapat disebabkan oleh desain UI yang terlalu rumit sehingga pengguna kesulitan menemukan fungsi yang mereka cari.

4. Compatibility error
Compatibility error merujuk pada masalah software yang tidak dapat berjalan sebagaimana mestinya dalam situasi tertentu. Pada umumnya, compatibility error akan muncul ketika anda menjalankan aplikasi lama pada sistem operasi yang lebih baru.

5. Security error
Security error merupakan jenis bug yang cukup berbahaya karena terkait langsung dengan sistem keamanan sebuah software. Sebuah bug dalam sistem keamanan software, besar atau kecil, akan membuka celah untuk cracking dan mencuri data atau merusak software tersebut.

6. Syntax error
Syntax error adalah jenis bug yang terjadi pada source code sebuah program. Jenis bug ini akan menghambat proses pengembangan software dan menyebabkan software tidak dapat di-compile dengan baik.

7. Logic error
Logic error adalah jenis bug lain yang terjadi pada source code sebuah program. Jenis bug ini biasanya disebabkan oleh penggunaan kode yang tidak sesuai sehingga menghasilkan output yang salah.




Cewangputih adalah blog yang konsern pada masalah pendidikan dan peradaban untuk memperkaya ragam madah pengetahuan. Ingin mendapatkan langsung konten cewangputih jadilah "dunsanak cewangputih"
https://chat.whatsapp.com/EuuU3aWnMvQLsQoPzXWd8g



3 komentar:

Lili kurnia mengatakan...

Bagus materi

Lili kurnia mengatakan...

Bagus materi

syamsurizal mengatakan...

Ter uptudate ilmu denai